Editor : Alivia Suci Tasya | Publisher : Oktavianous Mularamadhan

BANYUWANGI, NEWS MANDAWANGI (18/05) – Kini kita hidup di era digitalisasi. Era kecanggihan yang telah masuk ke seluruh aspek kehidupan termasuk pendidikan. Banyak siswa terbantu akan adanya teknologi canggih ini. Siswa dapat mengakses informasi mendalam mengenai pendidikan seperti materi pelajaran, latihan soal, beasiswa, bahkan kompetisi bergengsi tingkat nasional. Siswa dan siswi MAN 2 Banyuwangi pun tak mau ketinggalan, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan informasi perlombaan seperti olimpiade akademik nasional melalui sosial media.
Beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 14 Mei 2022, empat siswa MAN 2 Banyuwangi berhasil memenangkan medali perak dan perunggu pada Nusantara English Competition yang diadakan oleh Liga Olimpiade. Peraih medali perak ialah Talitha Armitha Fahrasya Suhudi dan Nabila Maliha Azzahra, keduanya dari kelas X MIPA 5. Sedangkan peraih medali perunggu ialah Hanis Novandita dari X IPS 1 dan Deon Noval Sakapraya dari X IPS 4.

Pengumuman pemenang NEC 2022 pada (14/05) kemarin. (Dok. News Mandawangi)

Liga Olimpiade mengadakan kompetisi NEC untuk siswa jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website liga competition, yang dibuka sejak tanggal 8 April 2022 sampai 10 Mei 2022 dengan biaya pendaftaran gratis. Syarat untuk mendaftarkan diri hanya perlu mengikuti instagram @ligaolimpiade. Pelaksanaan kompetisi tersebut dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2022 dengan 10 sesi pengerjaan berbeda, mulai pukul 08.00 WIB sampai 19.45 WIB. Tiga hari setelah pengerjaan kompetisi, tepatnya 14 Mei 2022 merupakan jadwal pengumuman hasil NEC yang dilaksanakan secara online.
Peraihan penghargaan pada kompetisi NEC ada tiga yaitu Medali Emas, Medali Perak, dan Medali Perunggu. Kategori peraih ketiga medali tersebut ialah peserta dengan total skor 150-400. Dimana skor peraih Medali Emas (290-400), Medali Perak (200-289), dan Medali Perunggu (150-199).

Baca Juga : Dalam LISSAN, Siswi Mandawangi Raih Prestasi!!

Dengan masa pendaftaran yang amat lama, tanggal pendaftaran pun bervariasi. Para pemenang mendaftarkan diri pada tanggal yang berbeda-beda, Hanis pada tanggal 11 April; Talitha 12 April; Nabila 17 April; dan Deon 10 Mei. Keempat pemenang tersebut mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan informasi langsung dari instagram @ligaolimpiade. Pastinya keputusan untuk mengikuti suatu perlombaan membutuhkan niat yang kuat. Mereka mengaku mempersiapkannya dengan menambah kosakata, mempelajari tenses, serta menguasai kisi-kisi soal. Waktu pengerjaan soal selama 45 menit dengan jumlah soal 40 butir. Seluruh siswa tersebut mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi ialah banyaknya kosa kata yang belum mereka hafal artinya dan karena sistem yang dipakai itu CBT, lantas banyak nomor yang tidak memiliki soal lengkap. Oleh karena itu mereka berempat harus sering bolak-balik untuk Kembali ke soal sebelumnya atau mungkin harus mencari potongan soalnya ada di mana.

Pamflate NEC 2022. (Dok. News Mandawangi)

Dari ajang olimpiade tersebut, keempat murid Mandawangi itu mengaku bahwa mereka memiliki kesan yang sama, yaitu Bahagia dan tidak menyangka kalau mereka bisa membawa prestasi dan membawa nama baik MAN 2 Banyuwangi. Selain itu, salah satu dari mereka, yaitu Deon Noval Sakapraya sempat mengaku bahwa ia sebenarnya agak kecewa karna hanya bisa mendapatkan medali perunggu. Namun pada akhirnya ia menganggap itu sebagai evaluasi untuk bisa lebih baik di hari-hari selanjutnya. Mereka juga sempat menitipkan beberapa pesan untuk memotivasi teman-teman mereka dan juga seluruh siswa dan siswi di MAN 2 Banyuwangi.
“Untuk semua, gunakanlah teknologi digital untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dan manfaatkan waktu luang untuk hal-hal baik. Jangan pernah berhenti untuk berusaha dan juga belajar,” ujar Talitha saat ditanya tentang pesan untuk seluruh siswa dan siswi Mandawangi.

BANGGA: Apresiasi berupa poster terhadap peraih medali dalam NEC 2022. (Poster : Oktavianous Mularamadhan)

“Apabila ingin mengikuti suatu perlombaan, maka ikutilah. Jangan pernah ragu. Abaikan tentang menang ataupun kalah. Yakinilah bahwa kamu akan berkembang apabila berani mengeksplor dirimu,” pesan Hanis untuk seluruh siswa dan siswi MAN 2 Banyuwangi.
“Untuk teman-teman Mandawangi semuanya, kalau kalian gabut, punya waktu luang, itu bisa dimanfaatkan dengan kegiatan yang baik dan lebih bermanfaat, seperti ikut lomba akademik maupun nonakademik. Dianggap latihan saja, tidak usah memikirkan menang atau kalah. Jangan lupa yang legal ya,” ucap Nabila, salah satu siswi dari kelas X Mipa 5.

Baca Juga : Siswi Mandawangi Raih Prestasi di Bidang Ekonomi

“Selalu belajar dan jangan menyesali perbuatan yang telah dilakukan di masa lalu seperti saya yang tidak memiliki kemauan untuk belajar. Alhasil saya merasa seperti tertinggal materi dari beberapa teman saya, dan itu adalah hal yang paling saya sesali.” Begitulah sedikit pengakuan yang sempat diucapkan oleh Deon Noval Sakapraya dari kelas X IPS 4.
Dari seluruh pesan dan pengalaman dari mereka berempat, kita dapat mengambil sisi positifnya. Bahwa sebenarnya gadget dan media social tidak hanya digunakan untuk mencari ketenaran dan main-main saja, melainkan dapat kita gunakan untuk mencari info-info yang sangat berguna dan mungkin dapat bermanfaat bagi kita semua. Oleh karena itu, gunakanlah dan manfaatkanlah teknologi digital dengan sebaik-baiknya.


Danang Febrian Zurizal dan Dita Fisabilillah – News Mandawangi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here